Air Terjun Watu Gilang
Tanggal 14 Februari yang biasanya anak muda kenal sebagai hari Kasih Sayang atau bahasa kerennya hari Valentine hehe. Kebetulan di hari itu kita libur jualan jadi memanfaatkan waktu buat luar kota. Itung-itung refreshing lah ya biar ga bosen :D
Tujuan utama kita yaitu air terjun yang tidak sengaja kita temukan plakatnya waktu kita pulang dari Brenjonk Café Trawas bulan Januari lalu.
Awalnya aku sempet ragu sih karna tulisannya waktu itu hanya “Air Terjun” dan aku coba cari di google juga ga menemukan ada air terjun di dekat situ. Tapi kita tetap nekat ke sana dan ternyata ada plakat dari kayu bertuliskan “Air Terjun Watu Gilang”. Kita sempat tanya ke salah satu warga yang ada di sana untuk memastikan jalannya.
![]() |
| Petunjuk di depan jalan |
Jalanan yang dilalui agak sedikit becek dan licin karena mungkin bekas hujan. Kanan kiri disuguhi dengan pemandangan sawah yang sedap dipandang. Tidak jauh dari petunjuk itu ada tulisan tempat parkir. Karena tidak ada warga jadi kita tetap nekat untuk parkir motor di sana. Setelah memarkirkan motor kita berjalan kaki menuju air terjun, di tengah perjalanan kita bertemu dengan beberapa warga, kita memastikan lagi soal tempat parkir, dan ternyata benar.
Lanjut jalan, tidak jauh dari tempat parkir ada petunjuk untuk menuju air terjun. Kita harus menuruni beberapa anak tangga untuk menuju area air terjun. Setibanya di bawah, kita disuguhi pemandangan yang indah. Ada warung dan beberapa tempat untuk nongkrong dan berfoto dengan latar belakang air terjun.






Comments
Post a Comment