Liburan Singkat; Candi Jolotundo & Petilasan Maha Patih Narotama
Candi Jolotundo (Petirtaan Jolotundo) atau yang biasa dikenal masyarakat umum pemandian Jolotundo adalah tujuan kami pada liburan hari paskah, Jum’at kemarin. Lokasinya berada di desa Seloliman, Trawas, Mojokerto. Perjalanan kami tempuh dari Surabaya ±2 jam via Mojosari.
Sampai di sana kita parkir sepeda motor dengan biaya Rp 5.000. Lalu menuju loket pembelian tiket masuk. Untuk tiket dewasa dikenakan biaya Rp 10.000 sedangkan untuk anak-anak Rp 7.500.
![]() |
| Tiket Masuk Candi Jolotundo |
Menuju ke pintu masuk ada sesajen di pinggir jalan. Masuk ke area pemandian sudah banyak pengunjung yang datang walaupun saat itu sedang gerimis, mereka berendam di kolam pemandian dan banyak juga yang mengambil airnya. Konon menurut cerita dari salah satu pengunjung, air tersebut dipercaya mempunyai khasiat. Kebetulan hari itu katanya habis ada acara orang-orang dari Bali, jadi banyak sesajen dan dupa hampir disetiap sudut area pemandian.
Tempat untuk berendam antara laki-laki dan perempuan di pemandian ini dipisah. Laki-laki sebelah kanan dan perempuan sebelah kiri. Fasilitas di pemandian ini ada kamar mandi dan pendopo di bagian atas untuk pengunjung yang ingin bersantai.
![]() |
| Kolam Pemandian Jolotundo |
![]() |
| Area Komplek Candi Jolotundo |
Sepulang dari pemandian, kita mampir ke
petilasan Maha Patih Narotama yang lokasinya ±100m dari pemandian Jolotundo. Di
sini kita tidak dipungut biaya. Tempatnya juga sudah bagus.
Lalu kami pulang via Gempol dengan
diiringi hujan lebat yang tak kunjung berhenti sampai mau memasuki Surabaya.
Sekian cerita liburan kami kali ini.
Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca. Suwon ☺
Baca Juga: 0km Surabaya
Baca Juga: 0km Surabaya







This comment has been removed by a blog administrator.
ReplyDelete